8 Destinasi Yang Ada Malaysia

8 Destinasi Yang Ada Malaysia

8 Destinasi Yang Ada Malaysia
CNN Indonesia

Destinasi Malaysia – Malaysia merupakan negeri federal yang terdiri dari 13 negeri( negeri bagian) serta 3 area federal di Asia Tenggara, seluas 329. 847 km persegi. Ibukotanya merupakan Kuala Lumpur, serta Putrajaya merupakan pusat rezim federal. Pada 2015, jumlah masyarakat negeri itu 30. 697. 000. Indonesia dipecah jadi 2 area oleh Laut Tiongkok Selatan, Malaysia Barat serta Kepulauan Natuna Indonesia di Malaysia Timur. Maaaysia berbatasan dengan Thailand, Indonesia, Singapore, Brunei, serta Filipina.

Negara ini terletak di dekat khatulistiwa dan beriklim tropis. Kepala negara Malaysia adalah raja atau yang dipilih secara bergiliran.Setiap 5 tahun, sultan hanya dapat mengirimkan wakilnya untuk menjadi raja Malaysia oleh negara (Amerika Serikat) di bawah pemerintahan raja / sultan. Raja Malaysia biasanya menggunakan gelar Sri Paduka Baginda Yang dalam Pertuan Agong. Pemerintah dipimpin oleh perdana menteri. Model pemerintahan Malaysia mirip dengan sistem parlementer Westminster.

Malaysia, lokasinya berbatasan langsung dengan Indonesia. Bagi wisatawan Indonesia yang ingin berwisata ke luar negeri, tempat wisata Malaysia juga banyak pilihannya. Bahasa pengantar yang mudah dimengerti, sehingga Malaysia dipilih sebagai salah satu alasan wisatawan untuk berkunjung.

1. Menara Kembar

Twin Tower
rhsjourneys.blogspot.com

komunitas detikTravel– Malaysia identik dengan simbolnya, Menara Kembar Petronas. Ingat Malaysia dan pasti ingat keindahan Menara Kembar Petronas. Jika berkesempatan mengunjungi Kuala Lumpur, Malaysia, tidak lengkap rasanya jika tidak berkunjung atau hanya berfoto di Menara Kembar Petronas. Menara Kembar Petronas (sering disebut Menara Kembar Petronas) adalah salah satu menara kebanggaan orang Malaysia, kecuali Menara Kuala Lumpur. Menara ini memang menjadi salah satu landmark negara tetangga.

Menara kembar ini memiliki 88 lantai, tinggi 451,9 m, dan masing-masing menara memiliki 40 elevator. Namun pada tahun 2005, Menara Kembar Petronas harus dihilangkan karena dikalahkan oleh Taipei 101. Sampai tahun 2017, Menara Kembar Petronas masih menjadi salah satu gedung / menara tertinggi di dunia dengan peringkat ke-11. Menara Kembar Petronas terletak di Suria KLCC (Pusat Kota Kuala Lumpur) dan memiliki banyak aktivitas atau atraksi, termasuk pusat perbelanjaan Suria KLCC, Petronas Philharmonic Hall, KLCC Park dan sky bridge. Suria KLCCSuria KLCC terletak tepat di bawah Menara Kembar Petronas dan merupakan pusat perbelanjaan.

2. Batu Caves

Batu Caves
Kuala Lumpur

melpb-chamber – Anda pernah mengunjungi Gua Batu di Malaysia? Gua Batu adalah salah satu tujuan paling populer, sekitar 15,2 kilometer dari Kuala Lumpur. Batu Caves merupakan salah satu destinasi favorit para turis Malaysia. Fitur yang menonjol dari daya tariknya adalah patung tinggi dewa Hindu di pintu masuk, 272 anak tangga curam, tiga gua, dan banyak monyet berkeliaran di tangan mereka dan di dekat gua. Transportasi menuju tempat ini sangat nyaman.Anda bisa membeli tiket KTM Komuter Line di KL Sentral. Perjalanan memakan waktu sekitar 40 menit dan tarif sekali jalan adalah RM 2,60. Kereta pertama berangkat pukul 06.56, dan kereta terakhir dari Stasiun Sentral Kuala Lumpur menuju Batu Caves mulai pukul 22:46. Perbedaan antara satu kereta dan kereta berikutnya hanya 30 menit hingga 1 jam.

Setelah sampai di stasiun Batu Caves, jalan keluar, menuruni tangga, melihat-lihat, dan menemukan patung dewa Murugan. Wanita perlu mengingat satu hal, jika ingin naik gunung sebaiknya tidak mengenakan pakaian minim, baju diatas lutut atau celana pendek. Ini karena tempat ini adalah tempat peribadahan, dan orang-orang di sana menganggapnya sakral. Namun, Anda bisa menyewa kain di pintu masuk terlebih dahulu sebelum naik gunung. Jika anda tidak pergi ke goa, anda bisa berfoto di bawah ini, dimana Dewa Hindu berada, dan banyak burung dan monyet berkeliaran di sekitarnya. Mohon jaga juga barang bawaan anda. Ada sebuah pura yang indah di dalam gua. Anda akan menemukan beberapa altar dan patung dewa India. Lalu ada kuil Hindu yang didedikasikan untuk Dewa Murugan. Ada banyak patung dan lukisan di sekitar yang menceritakan kisah Dewa Murugan dan iblis bernama Soorapadman.

Setelah mengunjungi gua, Anda dapat kembali ke tangga, tetapi harap berhati-hati. Apalagi jika Anda membawa anak atau orang tua, sebaiknya temani mereka karena tangganya cukup curam dan bangku pijakannya sempit. Selain itu, ada monyet yang berkeliaran di mana-mana, dan terkadang ada sampah kulit pisang atau plastik turis lainnya. Untuk pulang atau kembali ke KL Sentral, Anda bisa naik KTM Komut Line dari Stasiun Batu Caves. Tarifnya sama. Stasiun keberangkatan kereta pukul 05.15, dan kereta terakhir di Batu Caves pukul 22.30. Frekuensi kereta pada jam sibuk sekitar 15 menit, dan frekuensi kereta api di luar jam sibuk adalah 20-30 menit.

Baca Juga : 10 Tempat Destinasi Yang Ada Di Kalimantan Barat

3. Jalan Alor

Jalan Alor
Travelvui

Malam tidak sendirian, tapi semakin sibuk. Begitulah sekilas suasana Jalan Alor di Kuala Lumpur, Malaysia. Jalan Aro memang menjadi destinasi wisata adiboga yang terletak di kawasan elit Bukit Bintang di Kuala Lumpur. Tidak sulit untuk menemukan Jalan Alor, tepatnya hanya membutuhkan waktu 5 menit berjalan kaki dari Stasiun Monorail Bukit Bintang menuju Raja Chulan. Berbeda dengan kawasan Bukit Bintang lainnya yang penuh dengan pusat perbelanjaan elit dan mahal, Jalan Alor merupakan surganya pecinta jajanan murah dan jalanan. Berbagai macam makanan bisa ditemukan disini, termasuk makanan India dan Melayu yang sebagian besar adalah masakan Cina.

Ada makanan dan minuman, termasuk aneka teh seperti Tah Tarik dan “teh oolong” khas di Chinatown. Tak hanya masakannya yang enak, tapi juga aneka buah-buahan segar dan buah potong termasuk durian. Untuk kota besar Kuala Lumpur harga makanan terjangkau. Anda bisa mendapatkan seporsi makanan mulai dari 5 hingga 15 ringgit Malaysia atau setara dengan Rp 20.000 hingga Rp 60.000. Harga minumannya berkisar 2-3 ringgit Malaysia atau setara Rp 7.000 hingga Rp 10.000.

Suasana jalan ini sangat khas. Jangan membayangkan menggunakan meja dan kursi empuk khusus untuk makan. Pelanggan duduk di kursi dan meja plastik untuk bersantap sambil menikmati udara dan hingar bingar suasana malam Yarrow Street. Selain pusat perbelanjaan, terdapat banyak hotel atau hotel di sekitar kawasan Jalan Alor dan Bukit Bintang. Dari hotel bintang lima hingga backpacker atau hotel murah. Maka tak heran, baik itu penduduk lokal maupun turis asing, malam akan semakin ramai.

 

4. National Palace Royal Museum

OLYMPUS DIGITAL CAMERA
Malaysia Traveller

Museum Kerajaan terletak di lokasi Istana Negara yang lama, bangunan ini terletak di atas tanah yang luas dengan struktur dan desain yang megah serta tembok yang tinggi. Layaknya Istana Ratu, para pengawal tempat wisata di Malaysia ini juga menunggang kuda. Saat ini, museum memiliki berbagai pameran yang menunjukkan latar belakang sejarah negara tersebut. Pameran ini didasarkan pada sistem berbasis giliran, jadi yang terbaik adalah menghubungi museum terlebih dahulu untuk mengetahui apa yang dipamerkan.

Museum Kerajaan Museum Istana Nasional buka setiap hari, dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Pengunjung dewasa ke tempat wisata di Malaysia dikenakan biaya 10 MYR atau sekitar Rp 32.000, sedangkan pengunjung anak-anak berusia 6-12 tahun dikenai biaya 5 MYR atau sekitar Rp 16.000.

Baca Juga : 5 Tempat Wisata Kupang yang Keindahan Kota Terbesar di Pulau Timor

5. Danau Dan Masjid Putrajaya

Danau Dan Masjid Putrajaya
Replubika

Sebagai pusat pemerintahan Malaysia yang futuristik, kawasan Putrajaya memiliki beberapa tempat wisata yang sangat layak untuk dikunjungi. Masjid Putra adalah salah satu yang termegah dan paling cocok sebagai tujuan wisata religi. Masjid Putra dibangun pada tahun 1997 dan memang terkenal dengan keindahannya. Tak hanya wisatawan muslim yang bisa mengapresiasi keindahannya, masjid yang terletak di dekat kantor Perdana Menteri Malaysia ini juga dibuka untuk umum.

Beberapa keunikan yang berada di sini:
– Masjid berwarna rose pink yang keberadaanya terapung di atas danau
Memasuki kawasan Putrajaya yang jaraknya beberapa ratus meter, Anda sudah bisa melihat kubah Masjid Putra yang berwarna merah jambu seperti bunga mawar. Nama masjid ini diambil dari nama Tunku Abdul Rahman Putra Al-Haj, perdana menteri pertama Malaysia, dan warna aslinya akan semakin banyak. Masjid Putra didominasi oleh warna pink dan coklat, dan jelas terletak di sisi Danau Putra Jaya. Oleh karena itu, Masjid Putra tampak mengapung di atas danau buatan jika dilihat dari barat, utara atau atas.
– Gerbang masjid yang tampak tinggi dan terlihat megah dengan hiasan geometris
Sebelum memasuki teras utama masjid, Anda akan disambut oleh gapura megah yang menjulang tinggi dengan karya kaligrafi di atasnya serta ukiran dan bentuk geometris di pintu masuknya. Bangunan ini mirip dengan pintu gerbang Masjid Hassan II di Casablanca, Maroko yang merupakan salah satu ciri budaya dan seni negara-negara Muslim.
– Adanya sebuah menara, satu kubah besar, dan delapan kubah kecil
Setelah melewati pintu masuk utama masjid, Anda akan lebih jelas melihat ukuran kubah masjid dan menara setinggi 116 meter di sisi kiri pintu masuk utama. Selain tinggi luar kubah utama yang mencapai 50 meter, terdapat delapan kubah kecil yang menunjuk ke empat arah dasar. Jika dilihat dari kejauhan, kubah kecil justru akan semakin terlihat jelas. Jika Anda perhatikan dengan seksama, Anda akan sering menemukan desain kubah Masjid Putra di masjid-masjid Mesir yang berprinsip pada ukiran tumbuhan. Meski ornamen di sekitar kubah masih berupa dekorasi geometris.
– Di luar masjid adalah tempat yang indah untuk selfie
Di sisi lain, jika tidak sempat masuk ke tempat ibadah, jangan kecewa. Pasalnya, bagian luar masjid terutama di bagian pinggir dekat danau menjadi tempat favorit wisatawan mancanegara untuk berswafoto.

6. Genting Highlands

Genting Highlands
Genting Highlands

Pegunungan di udara tinggi sangat dingin. Letak Genting Highlands ini mirip dengan Benja atau Lianwang. Di tempat wisata di Malaysia ini terdapat banyak sekali arena bermain untuk anak-anak maupun dewasa. Ada permainan indoor dan outdoor. Salah satu cara termudah dan paling menarik untuk menikmati liburan dataran tinggi di sini adalah dengan naik Awana SkyWay. Jika Anda ingin pengalaman Awana SkyWay yang lebih menyenangkan, cobalah naik gondola, yang berlantai kaca transparan atau gondola berlantai kaca.

Awalnya mungkin sedikit menakutkan karena layarnya hanya kaca. Namun seiring berjalannya waktu, akan menarik untuk bisa melihat dasarnya secara langsung. Apalagi saat tempat wisata di Malaysia sedang berkabut. Rasanya seperti melayang di atas awan. Tiket Awana Skyway ini bisa digunakan hingga 72 jam setelah pembelian, dan tiket Awana SkyWay seharga 8 ringgit Malaysia.

7. Jembatan Putrajaya

Putrajaya adalah sebuah wilayah di Kuala Lumpur, Malaysia. Kawasan Putrajaya kerap menjadi tujuan wisata para wisatawan mancanegara maupun domestik. Di tempat ini pengunjung bisa menemukan banyak gedung federal yang digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain perkantoran, gedung pemerintahan, dll. Bangunan-bangunan di tempat ini seakan menyatu dengan lingkungan sekitarnya. Beberapa bangunan yang didesain megah antara lain Masjid Putra, Kantor Menteri Pedana, Putra Plaza, Istana Kehakiman dan Administrasi Penerbangan Sipil.

Semua bangunan yang disebutkan di atas bersebelahan dengan istana tempat tinggal sultan. Namun, ada bangunan lain yang dibanggakan warga sekitar, yakni Jembatan Putrajaya yang berdiri kokoh di atas sungai. Desain arsitektur Jembatan Putrajaya sangat indah, melambangkan warna dan budaya modern. Jembatan ini memiliki fungsi yang sangat penting, yakni menghubungkan dua wilayah yang dipisahkan oleh Telaga Agung. Jembatan ini sering menjadi objek wisata untuk rekreasi dan hiburan. Fungsi jembatan ini tumpang tindih dengan Jembatan Surabaya di Indonesia yang menghubungkan kota Surabaya dengan Madura.

Tinjauan Jembatan Putrajaya di Kuala Lumpur Jembatan Putrajaya pendesainanya didesain dan di bentuk oleh  arsitek Putrajaya, berlokasi di 62502, Gedung Kantor Perdana Menteri Putrajaya, Kuala Lumpur, Malaysia. Jembatan ini membentang di sekitar 650 hektar Danau Putrajaya. Danau tersebut merupakan danau buatan yang dibuat untuk membangun sistem pendingin alami di dekat kawasan perkotaan. Selain itu, danau juga dapat digunakan sebagai tempat rekreasi, memancing, dan olahraga air.

Nah, bila Kamu mau mendatangi Kuala Lumpur spesialnya di area Putrajaya, Kamu dapat mendatangi jembatan ini. Banyak perihal yang dapat dicoba di tempat ini, antara lain memuja- muja keelokan di dekat jembatan, difoto ataupun berupaya pemindahan air yang diadakan di pinggir telaga. Dikala malam hari, jembatan hendak nampak amat bagus serta luar biasa.

8. Gedung Sultan Abdul Samad

Gedung Sultan Abdul Samad
Wikiwand

Jika berbicara tentang landmark ikonik Kuala Lumpur, Malaysia, kebanyakan orang akan berpikir tentang Menara Kembar Petronas. Wisatawan yang menyukai bangunan unik pun bisa menjelajahi banyak bangunan lainnya. Misalnya di Jalan Tun Perak (Jalan Tun Perak), Anda bisa melihat deretan bangunan bergaya Moor. Ya, di sana ada Gedung Sultan Abdul Samad dan Masjid Jamek. Jika Anda melihat kedua bangunan tersebut, Anda akan melihat kesamaan dalam gaya bangunannya. Kedua bangunan ini memang dibuat oleh arsitek yang sama (yaitu A.C. Norman, Arthur Benison Hubback dan Bidwell.

Mereka adalah arsitek Inggris yang aktif di Malaysia saat itu. Kedua bangunan ini tidak hanya mengadopsi gaya Moor, tetapi juga menggabungkan gaya arsitektur Barat, gaya Mughal India, dan gaya Gothic. Gedung Sultan Abdul Samad dibangun pada tahun 1897, saat Malaysia masih di bawah penjajahan Inggris. Namanya diambil dari nama Sultan yang memerintah Selangor saat itu. Gedung Sultan Abdul Samad sebelumnya digunakan sebagai sekretariat administrasi pemerintahan kolonial.

Gedung Sultan Abdul Samad memiliki menara lonceng setinggi 41,2 meter. Tampak megah, dengan lapisan tembaga berwarna merah bata di bagian kubah. Keindahan gedung ini kerap dielu-elukan sebagai latar pawai Hari Kemerdekaan Malaysia. Tak hanya di Gedung Sultan Abdul Samad dan Masjid Jamek, Anda juga bisa melihat megahnya arsitektur Moor. AC. Norman, Arthur Benison Hubback dan Bidwell juga berkontribusi pada desain Stasiun Kereta Api Kuala Lumpur dan Masjid Ubudia

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Tags: